Bantah Kabar Perdamaian, Kuasa Hukum Minta Kapoldasu Tangkap Para Tersangka Presekusi Alm.Selamat Sianipar

KUPAS TUNTAS86

- Redaksi

Rabu, 12 Juli 2023 - 15:10 WIB

40175 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN I KUPAS TUNTAS 86 – Perdamaian atas kasus meninggalnya Alm. Selamat Sianipar yang dinilai secara sepihak menuai kontroversi. Hamonangan Sianipar, Abang dari Almarhum Selamat Sianipar dan Kuasa Hukum Dedi Harianto Marbun SH MH, mengaku heran dengan perdamaian yang diberitakan di salah satu media Online. Tak hanya itu, Hamonangan juga merasa aneh dengan pemberitaan yang menyebut Lusker Sianipar adalah sebagai keluarga.

“Tidak benar itu, saya adalah keluarga Almarhum yang memegang kuasa penuh dari keluarga besar Almarhum Sianipar. Dalam hal ini yakni Orang Tua Almarhum Selamat Sianipar, Maijo Sianipar dan juga dari Istri Almarhum Selamat Sianipar. Jadi, saya adalah orang yang bertanggung jawab penuh dalam menangani perkara yang telah merenggut nyawa Almarhum Selamat Sianipar”, ujar Hamonangan Sianipar di Gedung Aula Tribrata Polda Sumatera Utara, Rabu siang (12/7/23).

Kepada Wartawan, Hamonangan mengaku bahwa untuk membuat ini terang benderang, dirinya bersama kuasa Hukum Dedi Harianto Marbun sudah membawa laporan tersebut sampai ke Mabes Polri, Kompolnas dan Ombusdman RI.

Jadi, kalau perkara ini berdamai dengan begitu saja, saya dan Orang tua Alm Selamat Sianipar dengan tegas menolak perdamaian itu dan meminta Kapolda Sumut untuk melanjutkan perkara ini dan menangkap para tersangka Persekusi.

“Surat kuasa masih kita pegang, dan hingga saat ini, surat pencabutan Kuasa Hukum kepada Bapak Dedi juga belum ada. Untuk itu, saya peringatkan kepada semua pihak untuk tidak bermain dan mengambil keuntungan atas kasus kematian Selamat Sianipar”, tegas Hamonangan Sianipar.

Tadi kami sudah buat pengaduan atas nama keluarga, sambung Hamonangan, harapan kami, perkara ini akan terus berlanjut dan para tersangka segera ditangkap dan diadili sesuai dengan Hukum yang berlaku.

“Kita tunggu saja tanggapan dari Polres Toba”, pungkas Hamonangan Sianipar.

Sementara ditanya dari sisi hukum, Kuasa Hukum Dedi Harianto Marbun SH MH menjelaskan bahwa kasus yang tengah ditangani Polres Toba adalah delik biasa.

“Perkara Penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dunia Alm. Selamat Sianipar merupakan delik biasa yang termasuk dalam Tindak Pidana Pengecualian sesuai Perkapolri No 8 Tahun 2021, bahwa Sekalipun adanya perdamaian proses hukum harus tetap dilanjutkan”, ungkap kuasa Hukum Dedi Harianto Marbun SH MH.

Baca Juga :  Hina Nabi Muhammad dan Minta Israel Bantai WNI di Palestina, Pria Ini Langsung Diciduk

Perlu kita ketahui bersama – sama, lanjut Dedi, para tersangka pelaku Presekusi dan penganiayaan Alm. Selamat Sianipar, salah satunya adalah seorang Pengusaha suskes berinisial MS, selain mereka, ada juga ‘ES’, ‘SS’, ‘AS’, dan ‘JS’.

“Dan yang lebih seram, Oknum Kepala Desa berinisial ‘TS’ pun diduga ikut terlibat dalam penganiayaan Alm Selamat Sianipar”, cetus Dedi.

Kuat dugaan, sambung Dedi, kasus ini terkesan lamban dikarena ada orang – orang hebat yang ingin menghambat proses Hukum. “Kita tunggu saja, jika penyidik berani menghentikan laporan ini berarti kami menduga penyidik tidak faham dan tidak mengindahkan Perkapolri No 8 Tahun 2021 artinya sama saja melawan perintah Kapolri”, pungkas Dedi.

Terpisah, saat dikonfirmasi pada Rabu (12/7/23) terkait pemberitaan diatas, Kapolres Toba AKBP Taufiq Hidayat SIK SH meskipun sudah membaca isi pesan Whatsapp wartawan, namun orang no satu di Polres Toba itu belum juga memberi tanggapannya.(TIM)

Berita Terkait

Kecelakaan di Area Parkir Gereja CCA Jalan Krakatau, Akibat Buka Pintu Mobil Mendadak Tanpa Melihat Kebelakang
OK M Iqbal Fahreza Ketua SAPMA PP MEDAN, 10 Besar Lulusan Terbaik Diklat Kaderisasi PP Sumut
Ketua MPW PP Sumut, Dr. H Musa Rajeksah Gelar Diklat Membentuk Kader Militan dan Menjaga Kehormatan Bangsa Diikuti 200 Peserta,
Jaksa dan Penyidik Bakal Gelar Perkara Terkait Kasus Dosen Bunuh Suami
Disiplin Meningkat, Pelanggaran Anggota Polda Sumut Turun Signifikan di 2024
Awali Tahun 2025, Tim Redaksi MSN Gelar Rapat Koordinasi Perdana
Laka Lantas Yang Mengakibatkan Waka Polres Pelabuhan Belawan Meninggal Dunia Di Jalan Tol Belmera Belawan
Diduga Penggelapan Mobil Rental oleh Oknum Polisi dan Penipuan Meminta uang untuk Pembuatan Laporan ke Propam Polda Sumut

Berita Terkait

Jumat, 24 Januari 2025 - 18:45 WIB

Polsek Sukodadi tingkatkan giat patroli obyek vital dengan sasaran perbankan di Sukodadi.

Jumat, 24 Januari 2025 - 18:43 WIB

Anggota polsek Sukodadi Patroli kota presisi giat dialogis presisi di wilayah Sukodadi.

Jumat, 24 Januari 2025 - 18:11 WIB

GIAT POLSEK BLULUK SAMBANG, SILAHTURRAHMI DAN KOORDINASI DENGAN KETUA PSHT DALAM RANGKA CIPTAKAN SITKAMTIBMAS LAMONGAN YANG KONDUSIF

Jumat, 24 Januari 2025 - 13:26 WIB

Anggota polsek modo Tingkatkan giat patroli dialogis presisi Dalam rangka guna untuk memberikan pesan himbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Jumat, 24 Januari 2025 - 11:37 WIB

POLSEK BLULUK MELAKSANAKAN JUM’AT CURHAT TERKAIT KETAHANAN PANGAN GUNA MENAMPUNG SARAN, MASUKAN DAN KELUHAN MASYARAKAT WILAYAH KEC. BLULUK KABUPATEN LAMONGAN

Jumat, 24 Januari 2025 - 10:36 WIB

Anggota polsek Sukodadi Tingkatkan giat patroli blue light tengah malam diantaranya! Antisipasi Arak arakan Di Sukodadi.

Jumat, 24 Januari 2025 - 10:15 WIB

Dalam rangka guna untuk memberikan Pelayanan Rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat, Anggota polsek Sukodadi giat patroli Sinergitas TNI-POLRI.

Jumat, 24 Januari 2025 - 10:00 WIB

Anggota Polsek Sukorame intens laksanakan patroli kandang dan Binluh kepada masyarakat waspada virus PMK.

Berita Terbaru