FPII Kecam Sikap Premanisme Oknum Debt Colektor Ancam Pimpinan KLTV Indonesia

KUPAS TUNTAS 86 SULSEL

- Redaksi

Minggu, 16 Juni 2024 - 07:21 WIB

4046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – kupastuntas86.com | Sungguh naas nasib yang di alami Pimpinan Media KLTV Indonesia Syafaraman yang mendapat kecaman dan ancaman dari Oknum Deb Kolektor dengan sikap premanisme dan gaya arogansi di dapan umum atau di tengah orang banyak, dengan berbagai bahasa yang di keluarkan yang tidak menyenangkan. Kejadian ini, tepatnya di Polsek Sungai Kaka Kabupaten Kubu Raya, pada Sabtu, (15/6/2024).

 

Awal kejadiaannya, bermula si Bayu yang mengaku Debt Colektor dari Colombus datang menagih kerumah pasangan suami istri yaitu Reza dan Sri Novianti di Bujang Taro Desa Sungai Rengas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hal tersebut di sampaikan Syafaraman di hadapan awak media, Sabtu, 15 Juni 2024

 

Menurut Syafaraman mengatakan oknum Debt Colektor tersebut datang menagih di rumah. Saat masuk ke rumah tersebut tanpa di awali dengan salam, langsung main selonong saja, dan bergaya preman, dan istri dari Reza mengatakan bahwa dirinya adalah adik sepupu dari saya, ( Syaframan ) dan memang benar adanya, Sri ini adalah adik sepupu saya, nah Debt Colektor ini menyuruh si Reza suami dari Sri untuk menelpon saya ( Syaframan ) dan bilang bahwa ada ( Debt Clektor ) yang bernama Bayu ada disini,lalu Syafrahman menelpon Bayu .

Baca Juga :  Purnawiyata SMA Hang Tuah 1 Jakarta Lahirkan Pretasi Membanggakan

 

Lanjut Syaframan mengatakan,karena merasa tidak enak dengan ucapan tersebut dan terkesan menantang maka Syaframan

telpon temannya yang biasa berkomunikasi dengan si Bayu untuk menemui Syaframan di Warkop Rawks di Jalan Pramuka dekat batas Kota.

 

Selang beberapa menit Si Bayu ini datang, langsung disapa oleh Syaframan dan menanyakan apa maksud dan tujuannya menyuruh Si Reza Menelpon dia dengan kalimat bahwa dia ada di rumah Reza, dan ditanya bagaimana surat tugas dan surat kuasa serta surat dari pengadilan sebagai legalitas dia untuk menagih,bukan si Bayu menunjukan malah nantang – nantang dan mengeluarkan ucapan kumatikan kau, kumatikan kau, kumatikan kau.

 

Kau ingat ye dulu kita pernah berurusan dan sekarang kita berurusan lagi, ungkap Syafaraman.

 

Untuk perbuatan dan sikap yang tidak terpuji itu, kata Syafaraman hal ini di nilai tidak menyenangkan, maka pihaknya tidak tinggal diam melaporkan peristiwa di Polda Kalbar, pasalnya pengancaman ini di lakukan didepan umum, dan membuat seseorang tidak merasa nyaman, dan bahkan membuat steatmen dengan mengucapkan kata – kata ancaman, kepada saya Syafarahman.

 

Lanjut Syafaraman mengatakan, sentak saya teringat bahwa beberapa waktu lalu sekira setahun lebih yang lalu ada keluarganya Akrab di panggil Mo mengancam akan membunuh saya, “ingat,Sapar aku ini Madura bisa bunuh kau, ya karena Bayu dan Mo ini berteman dan sesama suku Madura, padahal sudah damai dan saya maafkan akan ancaman tersebut.

Baca Juga :  Halal Bihalal PDBN 2024, Fathan Subchi Banjir Ucapan Selamat dari Berbagai Kalangan

 

Namun aneh kali ini Si Bayu Ini lagi lagi mengancam dengan nada yang keras kumatikan kau, kumatikan kau ingat itu, kesal Syafaraman.

 

Menindak lanjuti hal tersebut di atas, Sebagai Garda Terdepan Pembela Insan Pers, Forum Pers Independent Indonesia ( FPII ) menyikapi hal tersebut, dimana terjadi kriminalisasi terhadap wartawan

 

Berdasarkan kejadian tersebut Wakil Ketua Presidium FPII (Forum Pers Independent Indonesia) Noven Saputera,S.H. angkat bicara dan menyesalkan sikap premanisme yang dilakukan oknum Debt Colektor yang mengancam Pimpinan Media KLTV Indonesia .Com Syafaraman.

 

Noven meminta kepada pihak Kepolisian khususnya Polda Kalimantan Barat untuk segera usut tuntas dan berantas Operasi Premanisme yang di lakukan oleh Oknum Debt Colektor sesuai dengan surat edaran kapolri terkait tindak tegas dan tangkap semua Debkolektor yang melakukan operasinya secara Premanisme.(Tim/Red).

 

Sumber : Presisium FPII

Berita Terkait

Bentuk Kepedulian FBR Gardu 0105 Gelar Santunan Yatim, Yudi A. Pamuji : Peduli dengan Sesama itu Penting
Semarak Gebyar Muharram Tahun Baru Islam 1446 H Untuk Indonesia Emas Yang Gemilang
Hilangnya Tupal Sianturi Masih Misteriius, Keluarga Berharap Segera Terungkap
Generasi Berprestasi Tanpa Narkoba, Ketua FPPI DKI Jakarta dan GPAN Sambangi SMP-SMA Al Fajar dan SMP Negeri 56
Integrasi Aplikasi Digital SSDM Polri akan Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik terhadap Polri
Bakal Calon Wakil Bupati Nias Utara Nyak Pau Aceh Bertemu Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto, Siap Berkarya Bersama Rakyat
Pengamat Intelijen Nilai Pernyataan Anggota DPR Minta Panglima TNI Tarik POM dari Kejagung Mengada-ada dan Aneh
Bedanya, Aceh Sengsara, Denmark Bahagia, Kenapa?

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 16:46 WIB

Polsek sukodadi giat patroli kota presisi Sinergitas TNI POLRI

Senin, 22 Juli 2024 - 16:26 WIB

Sambangi Pangkalan Ojek, Patroli Polsek Sukodadi Berikan himbauan kamtibmas

Senin, 22 Juli 2024 - 16:15 WIB

Elhan-Ri Sorot Beberapa Proyek Di Desa Bontoparang, Kuat Dugaan Dikerjakan Asal Jadi

Senin, 22 Juli 2024 - 09:03 WIB

Sinergitas TNI – POLRI Polsek sukodadi, Patroli Dialogis Bangun Hubungan Baik dengan Masyarakat

Senin, 22 Juli 2024 - 08:09 WIB

Polsek sukodadi gencarkan patroli tempat obyek vital diantaranya sasaran ATM dan minimarket sukodadi

Senin, 22 Juli 2024 - 07:53 WIB

Polsek sukodadi gencarkan patroli sinergitas TNI POLRI

Senin, 22 Juli 2024 - 07:22 WIB

Patroli kota presisi kegiatan blue light antisipasi gesekan antar Perguruan silat 3C dan guantibmas lainnya di wilayah kecamatan sukodadi

Senin, 22 Juli 2024 - 06:32 WIB

Giat patroli wilayah guna antisipasi bencana alam di wilayah polsek bluluk

Berita Terbaru